 |
| |
| |
 |
|
|
      |
| |

» Isi buku tamu di sini
|
Nama
|
Komentar |
Ernest JK Wen
Surabaya |
27 Februari 2008 15:56
Hello teman-teman, aku kembali menanggapi pertanyaan teman kita di Bengkulu, Sueb Cahyadi beberapa hari yang lalu. Mudah2an juga bermanfaat bagi teman-teman lainnya yang barangkali aza punya pertanyaan yg sama.
Masalah mood ya? Itu sih masalah aku juga. Sama deh, kalo lagi mood bisa nulis eh...ketik terus berjam-jam (aq sih belon pernah sampe 2 hari 2 malam, paling2 ya, 18 jam tanpa henti. 
Kalo lagi ga mood? Hmmmm...aq biasanya ngelakuin hal lainnya. Ga pernah dipaksakan. Tapi sambil ngerjain yg lain, aku trus "ngobrol" sama tokoh2 utama ceritaku. 
Ya, seolah-olah mereka adalah kenalan-kenalan ku, gitu lho. Kalo tips mengatasi mood yg bagus banget menurut aq sih ya membaca buku, chatting, ato makan. Pokoknya ga usah dipaksain.
Aq pernah menyelesaikan novel yg cukup tebal kurang dr 1 bulan, tapi Janji Sepasang Kekasih baru selesai setelah hampir 4 th, di antaranya aq sdh menyelesai 2 buku lainnya, n sdh ganti cerita berkali-kali sampe kesurupan rasanya. Tapi hasilnya aku puas abiss. Nah, mudah2an tips di atas bermanfaat. Terus berkarya ya.
|
sueb cahyadi
bengkulu |
18 Februari 2008 20:33
Punten mbak ernest. mau tanya lagi. Kadang ketika kita sedang mood bikin tulisan/buku, 2 hari dua malam mampu kita hadapi. Tapi setelah itu malas, tidak mood. Wah 2 tahunpun itu buku tidak jadi2. Apa ya tips cara mengatasi kebuntuan pikiran kita. Saya juga mau tau, berapa lama ernest bikin buku sampai tuntas (siap naik cetak) dan apa yang mendorong semangat ernest untuk terus berkarya dengan indah. Salam sukses selalu.Thanks ya.
|
agnes
jkt |
11 Februari 2008 12:19
bikin lagi dong buku yang menceritakan kisah L. Kalo perlu kisah nyata.
|
Ernest JK Wen
Surabaya |
30 Januari 2008 11:16
Saya ingin menanggapi pertanyaan Sdr. Sueb Cahyadi yang begitu penuh perhatian.
Pertanyaannya berapa persen kita harus mengikuti kebenaran sejarah ketika menulis roman sejarah?
Pertama-tama kita harus clear dulu maksud atau arti roman sejarah. Meskipun Janji Sepasang Kekasih (JSK) bukan roman sejarah, melainkan novel chiclit, tetapi ada aspek tertentu kehidupan tokoh-tokoh utamanya berhubungan dengan setting dinasti Ming, terutama periode kedatangan orang-orang Cina ke Asia Tenggara dan pelayaran Zheng-he (sekitar 1405-1411), saya melakukan penelitian settingnya, life style dan kejadian sejarah kudeta di istana Ming dan tentu saja pelayaran Zheng-he itu sendiri. Selain mengunjungi museum Zheng-he di Melaka, Malaysia, Semarang, dan membaca buku-buku serta artikel. Selebihnya adalah kehidupan tokoh-tokoh khayalan.
Kalau saya dapat mengumpakan dengan novel lain yang bersetting tahun 2007, maka settingnya, kejadian-kejadian pada tahun itu yang memiliki impact tentu harus ditulis sebenar mungkin (100%). Jadi kalau Anda membaca JSK dan triloginya (well, masih sedang ditulis, sementara JSK sudah di tangan penerbit), pembaca akan mendapatkan gambaran yang 100% benar tentang hal-hal yang berhubungan dengan beberapa peristiwa dalam sejarah dinasti Ming, life style mereka waktu itu, dan sejarah terjalinnya hubungan Cina dengan kerajaan Nusantara waktu itu.
Sedangkan roman sejarah tokoh-tokohnya adalah tokoh-tokoh benaran, misalnya Gajahmada, Hayam Wuruk, Ken Arok, Untung Surapati, Soekarno, Mao Tze Tung, Adolf Hitler Kakek Buyut Sdr. Sueb, dll. Lalu apakah Gajahmada-nya Langit Kresna adalah roman sejarah? Anda harus bertanya sendiri kepada beliau.
Semoga jawaban ini memuaskan. Kalau masih penasaran silakan .... 
Nama Ernest J.K. Wen terdengar aneh ya? Tengkiu untuk doanya. Saya memang ingin sebagus Ernest Hemingway suatu hari nanti, karena itu jauh sebelum saya menerbitkan satu buku pun, saya telah memilih nama Ernest...
|
sueb cahyadi
bengkulu |
28 Januari 2008 14:01
Lagi googling ernest hemingway, eh muncul nama ernest j.k. wen. nama yang aneh. Lalu aku klik. Ternyata nama ini seorang pengarang juga. Asli indonesia lagi. Semoga Ernest bisa sehebat Ernest Hemingway. Oya, kalau bikin roman sejarah, risetnya gimana (termasuk janji sepasang kekasih dinasti ming). Berapa persen ya kita harus mengikuti kebenaran sejarahnya?. Maju terus mbak Wen. Salam
|
rey
jambi |
18 Januari 2008 11:59
salut to mbak Ernez yang mau ngelirik realita sosial bahwa kaum lesbian itu ada ditengah2 masy  
kaum gay atw lesbi tidak patut qt kucilkan krn mrk "ada" bkn krn kehendak diri mereka sendiri. gw salut dengan kaum lesbian yg mo "comeout" di tengah masy  
menurut gw sich bhw lesbian bkn virus n ada indikator2 laen yg m'buat mereka "ada"
oh ya mbak, gw pesan ya bukunya karena gw sangat tertarik m'baca buku dengan tema lesbian.
|
Ernest JK Wen
Surabaya |
13 Desember 2007 15:37
Dearest Visitor to my zite,
Thank you for so munch attentions you have on this website and it's contains. 
For my books readers where ever you are. I am glad that you love my works. That's encouraged me to keep writing. The good news is at last my new book: Janji Sepasang Kekasih dari Dinasti Ming is ready on print. And I'm ready to start the writing about Julian and Erika past live, when they were lovers at the time of Ming Dinasty. 
For those of you who has been waited for the Sepasang Remaja Lesbian sequel, please be patient. It will be ready for you when the time is right, you know, everything has a Dharma.
Meanwhile, I would like to wishing you a Merry X'mas and a Happy New Year.
Best regards
Ernest J.K. Wen
|
Lisa
jkt |
04 Desember 2007 15:17
hai mbak Ernest,
apa kabar?
aku tertarik dengan novel Janji Sepasang Kekasih dari Dinasti Ming...tapi belinya di mana? belum masuk ke toko buku ya?
salam,
Lisa
|
anienda asmara paria
surabaya |
03 Desember 2007 11:23
aku mmg belum bc bukunya dengan selesai tapi aku da suka bgt sama jln crtnya....aku juga da pernah baca buku yang critanya sama ttg " L " crtnya juga bgs bgt sama - spt novel ini.....Tlg ya kl ada buku ttg " L " aku mhn hbg aku ya.... --- anienda@telkom.co.id ---
|
rocky
Kuta |
30 November 2007 21:43
hasil karya yg luar biasa, dari inspirasi yg luar biasa tentunya, kagum dengan ispirasi yg di hasilkan dalam karyanya
|
Page : « Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Next »
|
Depan | Karyaku
| Resensimu | Cerita
Seru | Profil | Buku
Tamu | Kontak
|
Copyright
© 2004-2005 Ernest J. K. Wen
Dilarang mengutip atau menyalin sebagian atau seluruh isi website ini dalam
bentuk atau cara apa pun tanpa izin dari penulis.
Anda dapat menghubungi penulis di ernest@ejkok.com.
Anda bebas untuk melakukan link ke website ini.
Masalah berkenaan dengan website ini, silakan hubungi Webmaster.
This website is powered by harianto.com
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
 |