KaryakuResensimuCerita SeruProfilBuku TamuKontak





Janji Sepasang Kekasih dari Dinasti Ming
» kutipan buku | di balik buku | baca komentar | beri komentar | beri tahu teman

Buku setebal 485 halaman ini sebenarnya bersumber dari puisi memukau di bawah ini:

Janji Sepasang Kekasih
Kekasih Tiba-tiba Hadir Dalam Mimpi
 
Panjangnya Perjalanan Pulang si Perantau
Di kota Singa Tujuh Abad Sesudahnya
Janji Sehidup Semati Mungkinkah Dipenuhi?
Walau Kabut Mengaburkan Pandangan
Jiwaku Takkan Keliru Mengenalimu
Janji untuk Bersatu di Kehidupan Lain
Asmara Bersemi di kota Paris
Tahu Musim Selalu Berganti Mengapa Menanti?
Suara Kecapi Menghilang Ditelan Sunyi
Tarian Terhenti Dalam Gelap-gulita
Apa Gunanya Mengungkap Rahasia Kehidupan Lalu?

Aku Memilih Ke Timur Kau Berjalan ke Barat
Angin Utara Dingin Tak Terperih
Badai Menyerang Bertubi-tubi
Kembang Cinta Luruh Mati

Sepasang Kekasih Semestinya Bersatu
Pucuk-pucuk Semestinya Mekar Berseri
Jangan Meranggas Tunas Cintaku
Jangan Hancurkan Hatiku Sekali Lagi
Tujuh Abad Berkelana Mencari
Jiwamu Terus Berharap Menanti
Memenuhi Janji Sepasang Kekasih
Meraih Kebahagian Abadi



Kutipan buku

Mungkin para pujangga telah mengatakannya dengan tepat, cinta hanya sebuah mimpi indah. Berlalu di kala kita terbangun, meninggalkan kehampaan di dalam hati. Mengukir sebuah kenangan yang tak lagi dapat diraih. Bagi Erika kenangan indah itu seperti pantulan bayangan di atas cermin. Pikirnya sambil menatap bayangannya dan bayangan penumpang lift yang lain. Kesedihan pun sebuah mimpi. Kita akan berulang kali mengalaminya ketika kita tertidur dan akan melupakannya untuk sementara ketika hal-hal lain mengalihkan perhatian kita.

Halaman -275-

Aku tahu di dalamnya tersimpan cinta Wang-yue dan Ying-ying tujuh abad yang lalu. Karena guci ini kita bertemu kembali dan aku harap kita akan dipertemukan lagi. Jangan melupakan aku.

Halaman -311-



Di balik buku

SUKSES dengan dua novel sebelumnya: Sepasang Remaja Lesbian di Persimpangan Jalan dan Bukan Putri Angsa, Ernest JK Wen kembali akan mengejutkan penggemarnya dengan satu novel baru berjudul Janji Sepasang Kekasih dari Dinasti Ming.

Koran Seputar Indonesia

Kisah ini ini menarik di segala aspek yang membingkai kehidupan sepasang kekasih selama tujuh abad. 

Julia Suryakusuma,
kolumnis, penulis, peneliti,
aktivis hak-hak  perempuan dan demokrasi

Janji Sepasang Kekasih dari Dinasti Ming  adalah kisah Wang-yue dan Ying-ying yang terlibat dalam perang perebutan tahta di istana Kekaisaran Ming. Ying-ying tewas secara tragis dalam peristiwa tersebut dan Wang-yue yang patah hati berkelana ke Semarang bersama armada Zheng-he alias Sam Poh Kong.

Tujuh abad kemudian Julian dan Erika, dua perempuan fabulous; yang memiliki tujuh “C” yang didambakan setiap wanita modern: character, career, cantik, cerdas, charming, charisma dan chic bertemu.

Keduanya bukan perempuan homoseksual namun saling “jatuh cinta” pada pandangan pertama. Keduanya berusaha melawan perasaan cinta mereka dan memutuskan untuk berpisah. Tetapi takdir menghendaki keduanya untuk memenuhi janji sehidup-semati yang telah diikrarkan Wang-yue dan Ying-ying 7 abab yang lalu.

Mungkinkah Julian dan Erika memenuhi janji sepasang kekasih (Wang-yue dan Ying-ying) dari dinati Ming pada kehidupan mereka di abad ke 21 ini?

 



Komentar
»
beri komentar

chanty di manado pada 13 April 2009 06:46 memberikan komentar:

I'm speechless...


carla di jakarta pada 01 April 2009 02:20 memberikan komentar:

seru...ga mau brenti ampe akhir..


Canly di Medan pada 03 Maret 2009 21:00 memberikan komentar:



Double thumbs for Ernest !
Ceritanya bagus banget, gue baca 3x dan 3x terharu banget. Kisahnya memukau dan bikin gue pengen baca sampai habis dalam waktu 1 hari (ga sabaran banget yah pengen tahu endingnya hehehehe).
Btw, sedikit pertanyaan dan masukan saja buat temanku Ernest.
1. Ini cerita Based on True Story ga ? (lihat dari prolog nya gimana gitu...)
2. Penelitianmu sungguh membuatku kagum, tapi ada beberapa kata mengenai politik zaman soeharto 'agak' sarkasme, dan apakah memang benar itu sudah disurvey dahulu sebelum memetik kata-kata tsb yg bersifat memojokkan/mencaci soeharto (mengenai menjual bangsa kita ke imf ?)
3.Gue Pengen sekali kalau cerita ini di tuangkan dalam bentuk film. Kira2 siapa yah mau menjadi sutradaranya, editing naskah dan producer yah ? Kalau untuk pemain/artis ga masalah kali... Duh...kalau di filmkan, ai pasti 'put on top' di koleksi film2 ku...

Well, ernest ? how's that sound ? (Oiya lupa, komentar ini untuk Manager Poedjiyanti juga yah )



ananiiy di jakarta pada 18 Februari 2009 00:39 memberikan komentar:

Dear,

Aku sudah selesai membaca buku Janji Sepasang Kekasih dari Dinasti Ming ini dan sangat sangat menyukai ceritanya. Kebetulan aku penggemar novel dan menurut novel ini adalah a 'must buy item'..

Aku bukan seorang yang pro percintaan antar sesama jenis tapi juga bukan termasuk yang kontra. Tapi aku sangat menghargai sekali yang namanya cinta. Cinta sejati belum tentu pernah dialami oleh setiap orang. Jadi bagi yang pernah atau masih merasakannya, maka Anda adalah orang yang beruntung. Rasa cinta adalah sebuah rasa yang unik dan sulit di deskripsikan. Dan rasa cinta tidak bisa dipaksakan. So, once you feel this 'love'..entah dengan siapapun (tanpa membedakan jenis kelamin, suku, ras, agama, dll)..be happy with it and enjoy the feeling. Namun di luar rasa cinta itu, ada hal hal yang perlu diperhatikan kembali..karena kita hidup di lingkungan yang mempunyai aturan dan norma..maka kita harus membatasi diri dengan segala macam aturan dan norma tersebut.

Itulah makanya ada istilah 'cinta tidak harus memiliki'...
Maka berbahagialah Anda yang jatuh cinta dan tidak dihalangi oleh aturan dan norma. Dan bagi Anda yang berada di situasi sebaliknya..apakah Anda termasuk yang tidak beruntung? Big NO NO.. Anda tetap menjadi orang yang beruntung karena Anda sudah merasakan cinta..

Bravo untuk Mbak Ernest..

Btw, aku belum membaca dua buku pertama Mbak Ernest dan aku sudah keliling toko buku namun belum menemukannya juga. Dimanakah aku dapat memperoleh dua buku tersebut?

Terima kasih

salam,
ananiiy


bluelover di smg pada 09 Desember 2008 21:34 memberikan komentar:

begitu ya? gmn kalo buat kethoprak humor aja di kaplingnya mbk Ernest ini? siapa tahu next org tuh memandang lesbi nggak spt somthg yg kudu di minoritaskan, ttp sesuatu yg di pandang Lucu,Imoet dan Sexy...
krn ku pikir lucu aja, kenapa 2 keindahan yg di satukan menjadi salah?

gmn mnrtmu loveandothercatastrophe?



loveandothercatastrophe di bdg pada 09 Desember 2008 04:05 memberikan komentar:

iy sm2 yahh.. btw km lucu jg yah bluelover
jd ikutan salah nih, slh nulis nama saking keburu2nya


loveandthecasasthrope di bdg pada 09 Desember 2008 04:01 memberikan komentar:

iy sm2 yahh.. btw km lucu jg yah bluelover


my_bluelover di smg pada 08 Desember 2008 23:43 memberikan komentar:

tuh kan salah lg, i mean thanks buat "loveandothercatastrophe" di bandung. (kesalahan bkn pd redaksi).

thanks


bluelover di smg pada 08 Desember 2008 23:31 memberikan komentar:

hi loveandthecasasthrope di mana aja,
slm kenal jg ya?
thanks koreksinya, km bener judul filmnya emg itu, maklum saking nafsunya ngetik ampe salah deh

thanks ya?


loveandothercatastrophe di bandung pada 08 Desember 2008 06:22 memberikan komentar:

Saya suka Bangeet sm Bukunya
Oh ya bwt bluelover judul film Piper Perabo sm Lena Headey itu bukan dream of u and me, tp Imagine Me and You.. Salam kenal yah bluelover... Salam kenal jg bwt Mbak Ernest ^_^



Page : 1 2 Next »
Baca juga:
  » Bagaimana Menerbitkan Sebuah Buku
  » Bukan Putri Angsa
  » Sepasang Remaja Lesbian di Persimpangan Jalan



Depan | Karyaku | Resensimu | Cerita Seru | Profil | Buku Tamu | Kontak

Copyright © 2004-2005 Ernest J. K. Wen
Dilarang mengutip atau menyalin sebagian atau seluruh isi website ini dalam bentuk atau cara apa pun tanpa izin dari penulis.
Anda dapat menghubungi penulis di ernest@ejkok.com. Anda bebas untuk melakukan link ke website ini.
Masalah berkenaan dengan website ini, silakan hubungi Webmaster.
This website is powered by harianto.com